![]()
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan binasa
Injil hari ini (Yoh 6:22-29) agak “menyentil”; orang banyak mencari Yesus. Kelihatannya bagus, mereka bahkan rela menyeberang danau untuk menemukan Dia. Tetapi ketika mereka akhirnya bertemu Yesus, respons-Nya cukup keras: “Kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.” Yesus seperti membongkar motivasi mereka.
Ini pertanyaan penting juga untuk kita: Kenapa kita mencari Tuhan? Apakah karena kita sungguh ingin mengenal Dia? Atau karena kita butuh sesuatu dari Dia? Jujur saja, sering kali kita datang kepada Tuhan karena: kita butuh pertolongan, kita sedang ada masalah, kita ingin diberkati dan itu manusiawi, tidak salah. Tetapi masalahnya: kalau kita berhenti di situ, kita hanya mencari “roti”, bukan mencari Tuhan.
Lalu Yesus berkata: “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal.” Artinya: jangan hanya sibuk dengan hal-hal yang sementara. Kita ini sering terlalu fokus pada: uang, kenyamanan, keamanan hidup, semua itu penting, tetapi bukan yang utama.
Yesus tidak melarang kita bekerja. Tetapi Ia mengarahkan: jangan sampai seluruh hidup kita habis hanya untuk yang fana. Karena pada akhirnya, semua itu tidak bisa kita bawa. Lalu orang banyak bertanya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” Dan jawaban Yesus mengejutkan: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah: yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” Percaya berarti: menyerahkan diri, mengandalkan Tuhan, menjadikan Yesus pusat hidup.
Maka Injil hari ini seperti mengajak kita untuk jujur: Apakah iman saya masih “iman roti”? Iman yang datang hanya saat butuh? Atau sudah mulai menjadi iman yang sungguh mencari Tuhan, apa pun situasinya?
Yesus tidak menolak kebutuhan kita, Ia peduli, Ia tahu kita butuh “roti”. Tetapi Ia ingin memberi lebih dari itu: hidup yang kekal. Dan itu dimulai dari relasi yang benar dengan Dia.
Yakobus I Made Suardana, SX
Misionaris Xaverian