Search

Hari Kamis Minggu Biasa XIV | 2026

Loading

Dalam Injil hari ini (Matius 10:7-15), Yesus mengutus para murid-Nya dengan sebuah tugas yang sederhana tetapi sangat besar: “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”

Apa artinya Kerajaan Surga sudah dekat? Artinya, Allah ingin hadir dan berkarya melalui hidup kita. Setiap kali kita memilih mengampuni daripada membalas dendam, memilih jujur daripada curang, memilih melayani daripada mementingkan diri sendiri, saat itulah Kerajaan Allah menjadi nyata di tengah dunia.

Yesus juga berkata, “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” Kalimat ini mengingatkan kita bahwa segala yang kita miliki; hidup, kesehatan, iman, keluarga, bahkan kesempatan untuk berbuat baik adalah anugerah Tuhan. Karena itu, kita pun dipanggil untuk memberi dengan murah hati, tanpa selalu menghitung untung dan rugi.

Selanjutnya, Yesus meminta para murid membawa damai ke setiap rumah yang mereka kunjungi. Ini menjadi pertanyaan bagi kita: Apakah kehadiran kita membawa damai bagi keluarga, lingkungan kerja, dan komunitas? Ataukah justru perkataan dan sikap kita sering melukai orang lain? Sebagai murid Kristus, kita dipanggil menjadi pembawa damai, bukan pembawa pertengkaran.

Apa artinya Kerajaan Surga sudah dekat? Artinya, Allah ingin hadir dan berkarya melalui hidup kita. Setiap kali kita memilih mengampuni daripada membalas dendam, memilih jujur daripada curang, memilih melayani daripada mementingkan diri sendiri, saat itulah Kerajaan Allah menjadi nyata di tengah dunia.


Yesus juga berkata, “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.” Kalimat ini mengingatkan kita bahwa segala yang kita miliki; hidup, kesehatan, iman, keluarga, bahkan kesempatan untuk berbuat baik adalah anugerah Tuhan. Karena itu, kita pun dipanggil untuk memberi dengan murah hati, tanpa selalu menghitung untung dan rugi.

Selanjutnya, Yesus meminta para murid membawa damai ke setiap rumah yang mereka kunjungi. Ini menjadi pertanyaan bagi kita: Apakah kehadiran kita membawa damai bagi keluarga, lingkungan kerja, dan komunitas? Ataukah justru perkataan dan sikap kita sering melukai orang lain? Sebagai murid Kristus, kita dipanggil menjadi pembawa damai, bukan pembawa pertengkaran.


Di akhir Injil, Yesus juga mengingatkan bahwa tidak semua orang akan menerima pewartaan kita. Namun, itu bukan alasan untuk berhenti berbuat baik. Tugas kita bukan memaksa orang percaya, melainkan setia menjadi saksi Kristus melalui perkataan dan tindakan kita.

Hari ini marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah hidupku sudah menjadi kabar gembira bagi orang lain? Doa kita hari ini: “Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai. Ajarlah aku untuk memberi tanpa pamrih dan menjadi saksi-Mu melalui hidupku setiap hari.”
.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png