Search

Hari Sabtu Minggu Biasa XIV | 2026

Loading

“Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit”

Mat 10:31

Dalam Injil hari ini (Matius 10:24-33), ada satu kalimat yang diulang oleh Yesus sampai tiga kali: “Jangan takut.” Karena Ia tahu bahwa menjadi murid-Nya tidak selalu mudah. Hidup jujur sering kali membuat kita dirugikan. Mempertahankan iman kadang membuat kita tidak dimengerti. Berbuat baik tidak selalu dibalas dengan kebaikan.

Namun Yesus mengingatkan kita agar tidak takut kepada manusia, melainkan tetap setia kepada Allah. Sebab apa pun yang dapat diambil dunia dari kita; harta, jabatan, bahkan nama baik, tidak ada yang lebih berharga daripada jiwa dan hubungan kita dengan Tuhan.

Lalu Yesus memberikan gambaran yang sangat indah. Ia berkata bahwa seekor burung pipit pun tidak jatuh tanpa sepengetahuan Bapa, bahkan rambut di kepala kita pun terhitung semuanya. Artinya, Tuhan mengenal kita secara pribadi. Ia tahu pergumulan kita, air mata kita, dan doa-doa yang kita simpan dalam hati. Mungkin tidak semua orang memahami kita, tetapi Tuhan tidak pernah berhenti memperhatikan kita.

Karena itu, Yesus mengajak kita untuk berani mengakui-Nya. Mengakui Kristus bukan hanya dengan mengatakan, “Saya orang Katolik,” tetapi dengan cara hidup kita. Ketika kita tetap jujur di tengah godaan, ketika kita mengampuni orang yang menyakiti kita, ketika kita memilih kasih daripada kebencian, saat itulah kita sedang mengakui Kristus di hadapan dunia.

Marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Apa yang paling saya takutkan dalam hidup ini? Hari ini Yesus mengundang kita untuk hidup dengan iman, bukan dengan ketakutan. Sebab Tuhan yang memelihara burung pipit tentu tidak akan membiarkan anak-anak-Nya berjalan sendirian.

Semoga keyakinan itu membuat kita berani hidup jujur, setia, dan tetap berharap, karena di mata Tuhan, kita sungguh berharga.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png