Search

Ah Pastor, Kita kan Manusia, Tidak Bisa Sama dengan Tuhan .

Loading

Untuk kali pertama, Stasi St.Yohanes Don Bosco disambangi seorang Imam Dehonian. Romo Antonius Edy Prasetyo, SCJ. Sekaligus memimpin Perayaan Ekaristi, Minggu (13/09). Imam yang juga bertugas sebagai Dosen Manajemen di UNIKA Musi Charitas Palembang ini, mengawali homili dengan sebuah pertanyaan. “Apa hal yang paling tersulit dalam hidup kita?”, tanyanya. Bagi saya pribadi, mengampuni itu hal tersulit. Kalau mengampuni itu mudah, mungkin saja penjara kosong, tidak ada pertikaian dan konflik, lanjutnya.

Dalam bacaan, Yesus menegaskan, mengampuni tidak cukup hanya tujuh kali. Namun tujuh puluh kali tujuh kali. Mengampuni itu sulit. Disatu sisi, kita melawan sistim kerja otak kita. Ketika kita ada di titik terluka dan kecewa, secara otomatis otak akan menuntut keadilan dan ada tendensi ingin membalas. Tetapi Tuhan meminta kita mau mengampuni. Karna pengampunan itu, sejatinya bukan untuk orang lain, melainkan untuk kita sendiri.

Menyimpan amarah dan dendam bisa merusak diri, pastinya tidak ada kedamaian. Tuhan meminta kita untuk memiliki hati yang mau mengampuni dengan penuh damai. Dan yang perlu diingat, kita tidak bisa merubah orang lain. Tapi kita bisa merubah hidup dan sikap kita, agar damai itu semakin tinggal, lanjutnya.

Belajarlahlah mengampuni dari Yesus. “Ah Pastor, itu kan Tuhan, kita manusia. Kita tidak bisa sama seperti Tuhan”, pasti kita banyak yang berpikir seperti ini. Justru karena kita manusia, kita butuh rahmat dan pengampunan dari Tuhan, supaya kita bisa mengampuni orang lain, terang Romo berkacamata ini.

Kita semua dipanggil untuk mengampuni. Katakanlah setiap hari “ Tuhan berilah kami rahmat, supaya kami bisa mengampuni, seperti Engkau yang mengampuni kesalahan kami”, pesan Romo yang memiliki tujuh belas ribu pengikut di akun Instagramnya , di akhir homili. (mss)

Foto : Komsos – mss

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png