Search

Bukan karena hebatku

Loading

“Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

Luk 10:20

Dalam Injil hari ini (Luk 10:17-24), tujuh puluh dua murid kembali dari perutusan dengan penuh sukacita.

Mereka berkata kepada Yesus: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.”

Misi mereka berhasil.

Tetapi Yesus memberikan sebuah koreksi: “Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga.”

Yesus tidak melarang mereka bersukacita, tetapi Yesus mengarahkan sumber sukacita mereka. Mereka bersukacita karena apa yang mereka lakukan untuk Tuhan. Yesus mengajak mereka bersukacita karena apa yang Tuhan lakukan bagi mereka.

Kadang-kadang dalam kehidupan rohani kita pun demikian. Kita merasa bahagia karena pelayanan kita berhasil. Bahkan dalam pelayanan, tanpa sadar kita bisa mulai mencintai peran kita lebih daripada mencintai Tuhan yang memanggil kita. Padahal pelayanan adalah rahmat. Kita bukan pemilik misi, kita hanya alat di tangan Tuhan.

Yesus kemudian berkata:

“Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.”

Kalimat ini tidak terutama dimaksudkan sebagai laporan tentang pengalaman spiritual para murid. Yesus sedang menyatakan bahwa Kerajaan Allah telah memasuki sejarah manusia dan kuasa kejahatan sedang dikalahkan. Kemenangan itu bukan kemenangan pribadi para murid. Mereka menang “demi nama Yesus.” Artinya, Jangan pernah mengambil kemuliaan Tuhan untuk diri sendiri.

Hari ini kita diajak untuk tidak membangun sukacita di atas keberhasilan yang bisa hilang. Bangunlah sukacita di atas kasih Allah yang tidak pernah berubah. Pelayanan boleh berhasil, tetapi jangan sampai kita kehilangan Tuhan. Kita boleh dipuji, tetapi jangan sampai lupa siapa yang memberi kita kehidupan. Kita boleh menjadi alat yang dipakai Allah, tetapi jangan pernah mengira bahwa kita adalah sumber rahmat itu.

Sukacita terbesar seorang murid bukanlah bahwa ia berhasil melakukan sesuatu yang besar bagi Tuhan, melainkan bahwa ia boleh hidup, berjalan, dan tinggal dalam kasih Tuhan

Bukan karena kita hebat, tetapi karena kita milik-Nya.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png