![]()
Dalam Injil hari ini (Yoh 15:18-21), Yesus berkata sesuatu yang cukup keras: “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku.” Kalimat ini tidak nyaman didengar. Karena kalau boleh jujur, kita lebih suka mendengar: “Tuhan akan membuat semua orang kagum dan menyukai kamu.”
Tetapi Yesus justru berkata: kalau mengikuti Dia dengan sungguh-sungguh, akan ada penolakan.
Mengapa? Karena terang memang selalu mengganggu kegelapan. Orang yang hidup jujur kadang membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Orang yang memilih benar sering dianggap aneh. Orang yang mempertahankan iman bisa dianggap kuno.
Kita hidup di zaman ketika banyak orang ingin diterima oleh semua orang. Maka demi diterima, orang rela kehilangan prinsip. Orang takut berbeda, takut tidak populer. Akibatnya, banyak orang akhirnya hidup berdasarkan opini dunia, bukan berdasarkan Injil. Yesus berkata: “Kamu bukan dari dunia.” Bukan berarti kita harus lari dari dunia. Kita tetap hidup, bekerja, dan berkarya di dunia. Tetapi hati kita tidak boleh dikendalikan oleh cara berpikir dunia yang jauh dari Tuhan.
Dunia berkata: “Yang penting sukses.” Yesus berkata: “Yang penting setia.” Dunia berkata: “Cari keuntungan sebesar-besarnya.” Yesus berkata: “Belajarlah memberi.” Dunia memuja pencitraan. Kristus melihat ketulusan. Dan di sinilah menjadi murid Yesus tidak selalu mudah. Tetapi Yesus mengingatkan: jangan heran kalau dunia tidak selalu mengerti hidup orang beriman. Karena nilai Injil memang sering bertabrakan dengan logika dunia.
Namun Injil hari ini bukan ajakan untuk menjadi orang yang suka mencari musuh atau merasa diri paling suci. Yesus tidak mengajarkan kesombongan rohani. Yesus mengajarkan kesetiaan. Artinya, kalau kita ditolak, itu bukan karena ego kita, tetapi karena kita berusaha hidup benar.
Jangan takut menjadi orang baik di tengah dunia yang sinis. Jangan malu hidup jujur di tengah budaya yang penuh kepura-puraan.
.
Jangan lelah mempertahankan iman di tengah dunia yang sering menertawakan kesetiaan.
Yakobus I Made Suardana, SX
Misionaris Xaverian