![]()
Injil hari ini berisi tentang kecaman Yesus terhadap kota-kota yang tidak bertobat, walau di sana Yesus paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya. Injil Matius bab 10 Berisikan kotbah Yesus tentang misi, sedangkan bab 11 dan 12 menjelaskan bagaimana Yesus menjalankan misi dan respon dari orang lain terhadap misi-Nya.
Digambarkan bahwa ternyata tidak semua orang mengerti dan menerima pewartaan Yesus: kebanyakan orang datang kepada-Nya dengan maksud yang tidak murni, hanya ingin memuaskan diri secara fisik, sehingga mereka tidak mengerti Yesus. Kota-kota Besar disekitar danau, yang mendengar pewartaan Yesus dan melihat mujizat-Nya, tidak mau membuka diri terhadap pesan yang dibawa oleh Yesus.
Orang-orang pintar dan ahli-ahli Taurat yang menghargai segala sesuatu dengan pengetahuan dan konsep mereka sendiri, tidak mampu memahami kotbah Yesus. Orang-orang Farisi yang percaya pada ketaatan hukum, mengkritik Yesus dan akhirnya memutuskan untuk melenyapkan Yesus. Bahkan mereka menuduh Yesus bertindak atas kuasa Betzebul dan akhirnya mereka meminta tanda supaya bisa percaya.
Hanya orang-orang kecil, sederhana, kaum tersisih dan orang-orang sakit yang mampu mengerti dan menerima Kabar Baik yang diajarkan oleh Yesus.
Injil hari ini mengundang kita untuk melihat diri, juga sebagai peringatan bagi kita semua.
Dalam mengikuti Yesus, apakah kita seperti kebanyakan orang, hanya ingin memenuhi kebutuhan fisik belaka? Atau seperti kota-kota yg dikutuk oleh Yesus hari ini yang tidak mampu membuka diri? Atau seperti orang pintar dan ahli-ahli Taurat yang menganggap diri mereka tau segalanya? Atau seperti orang farisi yang selalu mencari celah untuk mengkritik? Atau seperti orang-orang kecil yang berani membuka diri bagi pewartaan Yesus?!