Search

HARI SELASA MINGGU BIASA XVI | 21 JULI 2026

Loading

“Siapapun yang melakukan kehendak Bapaku di sorga, dialah saudaraku laki-laki, dialah saudaraku perempuan, dialah ibuku”. 

Mat 12:50

Injil hari ini mungkin terdengar sedikit mengejutkan. Ketika diberi tahu bahwa ibu dan saudara-saudara-Nya datang mencari-Nya, Yesus justru bertanya, “Siapakah ibu-Ku? Siapakah saudara-saudara-Ku?” Apakah Yesus menolak keluarga-Nya? Tentu tidak. Yesus sangat mengasihi Bunda Maria. Yang ingin Yesus ajarkan adalah bahwa keluarga Allah jauh lebih luas daripada sekadar hubungan darah.

Lalu Yesus berkata, “Barangsiapa melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku, saudari-Ku, dan ibu-Ku.” Perhatikan, Yang Yesus katakan adalah, “yang melakukan kehendak Bapa.” Di situlah letak ukuran sejati seorang murid.

Menjadi orang Katolik bukan hanya soal dibaptis, rajin ke gereja, atau hafal doa-doa. Semua itu penting, tetapi iman menjadi nyata ketika Sabda Tuhan mengubah cara kita hidup: lebih sabar, lebih jujur, lebih mudah mengampuni, lebih peduli kepada sesama, dan lebih setia menjalankan kehendak Tuhan.

Kalau ada satu orang yang paling pantas disebut keluarga Yesus, itulah Bunda Maria. Mengapa? Bukan pertama-tama karena ia melahirkan Yesus, tetapi karena ia berkata, “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.” Maria mendengarkan Sabda, mempercayainya, lalu menghidupinya. Itulah yang membuatnya menjadi murid yang sejati.

Hari ini Yesus juga mengundang kita masuk ke dalam keluarga-Nya. Bukan karena kita sempurna, tetapi karena kita mau setiap hari belajar melakukan kehendak Allah. Yesus membuka pintu keluarga Allah bagi semua orang yang mendengar Sabda dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

#katolikadgentes

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png