Search

Jumat Paskah III | 24 April 2026

Loading

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman

Yoh 6:54

njil hari ini (Yoh 6:51-59) Yesus berkata: “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal.” Bagaimana mungkin? Jujur saja, kalau kita dengar tanpa konteks iman, ini memang terdengar aneh. Bahkan bisa membuat orang mundur. Dan memang banyak orang waktu itu mulai menjauh dari Yesus.

Di sinilah kita harus jujur: kita juga sering seperti itu. Kita senang dengan Yesus yang “nyaman”: yang menghibur, yang memberkati, yang menenangkan. Tapi ketika Yesus mulai bicara hal yang menuntut komitmen, yang mengubah hidup, yang tidak sesuai logika, kita mulai mundur perlahan. Padahal hari ini Yesus tidak sedang bercanda. Ia berbicara tentang sesuatu yang sangat serius: Ekaristi.

“Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.” Yesus tidak berkata “ini simbol saja.” Ia berkata: ini nyata. Artinya, dalam Ekaristi, kita tidak hanya “mengenang Yesus”, kita menerima Dia sendiri. Masalahnya bukan kita tidak tahu ini, tetapi kita sering tidak sungguh percaya.

Kalau kita benar-benar sadar, tidak mungkin kita datang dengan sikap seadanya, tidak mungkin hati kita dingin, tidak mungkin kita tergesa-gesa. Karena ini bukan sekadar ritus tetapi perjumpaan. Yesus melanjutkan: “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.” Ini luar biasa. Bukan hanya kita dekat dengan Tuhan, tetapi Tuhan tinggal di dalam kita. Artinya, setelah menerima komuni, hidup kita seharusnya berubah.

Kalau kita menerima Dia yang adalah kasih, tapi kita tetap penuh kebencian, ada yang tidak beres. Kalau kita menerima Dia yang adalah pengampunan, tapi kita tetap sulit mengampuni, ada yang belum kita hayati.

Kalau kita menerima Dia yang memberi diri, tapi kita hidup egois, kita belum sungguh “makan” Dia. Ekaristi bukan hanya soal “menerima”, tetapi soal menjadi. Menerima Kristus supaya kita menjadi seperti Kristus.

#katolikadgentes

Posted by Yashinta – Sie Panggilan

Kasih Kristus Mendorong Kita

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN