Search

Kerajaan Allah tidak hanya dibangun oleh orang yang berdiri di mimbar

Loading

“Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,”

Luk 8:1

Apa yang bisa saya lakukan untuk Tuhan dengan apa yang saya miliki?

Pertanyaan ini penting karena Injil hari ini (Luk 8:1-3) memperlihatkan bahwa mengikuti Yesus bukan hanya soal percaya kepada-Nya, tetapi juga ikut ambil bagian dalam misi-Nya.

Lukas mengatakan: Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa untuk mewartakan Kerajaan Allah. Yesus tidak tinggal diam menunggu orang datang, Ia berjalan menemui manusia. Dan yang menarik, dalam perjalanan itu ada beberapa perempuan yang mengikuti-Nya: Maria Magdalena, Yohana, Susana, dan banyak yang lain.

Mereka bukan sekadar penonton, melainkan ikut mendukung pelayanan Yesus dengan apa yang mereka miliki. Artinya, Kerajaan Allah tidak hanya dibangun oleh orang yang berdiri di mimbar. Kerajaan Allah juga dibangun oleh ibu yang setia mendidik anaknya, ayah yang menjaga keluarganya, umat yang mengunjungi orang sakit, mereka yang membantu sesama, dan siapa pun yang dengan tulus memberikan waktu, tenaga, kemampuan, dan hartanya.

Mungkin pelayanan kita tidak terkenal, mungkin tidak ada yang bertepuk tangan, tetapi Tuhan melihat kesetiaan. Para perempuan dalam Injil tidak dicatat karena mereka melakukan sesuatu yang spektakuler. Mereka dicatat karena mereka berjalan bersama Yesus dan memberikan apa yang mereka punya.

Pesan Injil ini relevan bagi kita: “Apa yang saya punya yang bisa saya persembahkan kepada Tuhan?” Karena seorang murid bukan hanya orang yang menerima kasih Kristus. Seorang murid adalah orang yang setelah menerima kasih Kristus, menjadi pembawa kasih itu kepada orang lain.

Yesus masih berjalan hari ini. Maka jangan hanya menjadi orang yang melihat karya Tuhan. Jadilah bagian dari karya Tuhan. Tidak harus besar, tidak harus terkenal, yang penting: setia berjalan bersama Yesus

Sebab dalam Kerajaan Allah, yang membuat hidup kita berarti bukan seberapa besar yang kita miliki, tetapi seberapa rela kita mempersembahkannya bagi Tuhan dan sesama.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png