Search

MINGGU BIASA XI | 14 JUNI 2026

Loading

Tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka. — Luk 2:51

Sabda Tuhan hari ini dapat kita rangkum dalam tiga kata: dipilih, dikasihi, dan diutus.

Pertama, kita adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah. Dalam bacaan pertama, Tuhan berkata kepada bangsa Israel: “Kamu akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri.” Allah memilih Israel bukan karena mereka bangsa yang besar atau sempurna, tetapi karena kasih-Nya. Demikian pula dengan kita. Melalui pembaptisan, kita dipanggil menjadi umat Allah. Menjadi orang Katolik bukan sekadar identitas, tetapi panggilan untuk hidup sebagai milik Tuhan.

Kedua, kita adalah orang-orang yang dikasihi oleh Kristus. Santo Paulus berkata dalam bacaan kedua: “Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa.” Ini kabar gembira bagi kita semua. Tuhan tidak menunggu kita menjadi sempurna untuk mengasihi kita. Ia mengasihi kita dalam kelemahan, kegagalan, dan dosa-dosa kita.

Masalahnya: Hari ini kita sering merasa tidak layak atau kecewa terhadap diri sendiri. Kita merasa jarak kita dengan Tuhan terlalu jauh karena dosa-dosa kita. Padahal, kasih Tuhan selalu lebih besar daripada kelemahan kita.

Panggilan Kita: Dalam Injil, Yesus melihat orang banyak yang “lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” Hati-Nya tergerak oleh belas kasih. Lalu Ia berkata: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” Yesus tidak hanya berbelas kasih, tetapi juga mengutus para murid-Nya untuk melayani.

  • Tuhan memakai kehidupan sehari-hari kita untuk menjadi sarana pewartaan Injil.

  • Tuhan memakai kehadiran kita untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya bagi sesama.

Karena dunia saat ini membutuhkan lebih banyak orang yang memiliki hati seperti Hati Yesus: hati yang peka terhadap penderitaan sesama, hati yang mau menolong, hati yang membawa harapan.

Maka hari ini kita diajak untuk satu hal sederhana: Jangan hanya hidup untuk diri sendiri. Jadilah saksi-Mu yang siap diutus ke mana pun kita ditempatkan oleh: Yesus sendiri.

“Saya dipilih oleh Allah, dikasihi oleh Kristus, dan diutus untuk menjadi berkat bagi sesama.”

Semoga Ekaristi yang kita rayakan hari ini menguatkan kita untuk pulang dengan semangat baru: menghadirkan belas kasih Tuhan di dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.

“Sebab Tuhan tidak menunggu kita menjadi sempurna untuk mengasihi kita, karena kasih-Nya selalu lebih besar daripada segala kelemahan kita.”

Yakobus I Made Suardana, SX

Misionaris Xaverian

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png