![]()
“Maka jawab Simon Petrus: ‘Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!'”
Mat 16:16
Dalam Injil hari ini (Mat 16:13-20), Yesus bertanya kepada para murid: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Kita mungkin sudah lama mengenal Yesus. Kita tahu banyak hal tentang Yesus, tetapi Yesus tidak hanya bertanya: “Apa yang kamu ketahui tentang Aku?” Yesus bertanya: “Siapakah Aku bagimu?”
Simon Petrus menjawab: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.” Jawaban ini bukan sekadar hafalan, ini adalah pengakuan iman. Dan pertanyaan yang sama juga diberikan kepada kita hari ini.
Siapakah Yesus bagi kita ketika hidup berjalan baik? Mungkin mudah untuk berkata, “Tuhan, aku percaya.” Tetapi bagaimana Ketika kita mengalami kegagalan, kehilangan, masalah, atau jalan hidup terasa gelap? Apakah Yesus tetap menjadi Tuhan dalam hidup kita?
Setelah Petrus mengakui imannya, Yesus berkata: “Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku.” Yang menarik, Petrus bukan manusia sempurna. Ia pernah takut, pernah salah, bahkan ia pernah menyangkal Yesus. Tetapi Yesus tetap mempercayainya.
Tuhan tidak menunggu kita sempurna untuk memakai kita. Tuhan menerima kita apa adanya, lalu membentuk kita dalam perjalanan. Mungkin kita juga memiliki banyak kelemahan. Pernah jatuh atau gagal. Tetapi selama kita mau kembali kepada Kristus, hidup kita tetap bisa dipakai Tuhan.
Pada akhirnya, pertanyaan Yesus hari ini harus dijawab bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan hidup. Kalau kita berkata, “Yesus adalah Tuhanku,” maka apakah keputusan kita mengikuti kehendak-Nya? Apakah kita tetap percaya ketika hidup tidak berjalan sesuai keinginan kita?