![]()





“Injil hari ini berbicara tentang kebun anggur”. Sapa Pastor Kadek, SX mengawali homilinya, pada Perayaan Ekaristi, Minggu (04/10). Sang pemilik kebun anggur, sudah menyiapkan lahan, alat dan mendirikan tembok di sekitar lahan. Tentunya sang pemilik kebun mengharapakan hasil buah yang baik. Tapi yang terjadi justru di luar ekspektasi, buahnya asam. Sama ketika Allah memberikan kita “kebun anggur” dan kita sebagai penggarap. Apakah kita sudah menghasilan buah yang baik ?, tanyanya di hadapan ratusan umat Stasi St. Yohanes Don Bosco yang hadir.
Apa buah iman yang kita hasilkan bagi pasangan, anak-anak kita, kelurga bahkan di Stasi kita ? Pastinya jika buah yang kita hasilkan itu baik dan manis orang lain akan merasa nyaman berada dekat kita. Berbanding terbalik jika buahnya kurang baik atau asam. Pastinya kehadiran kita tidak membawa sukacita apapun bagi orang lain, lanjutnya.
Tuhan tidak pernah memberi kita “lahan kosong”. Ia memberi kita lahan yang “sudah terisi”. Tugas kita hanya sebagai penggarap untuk merawat sampai menghasilkan buah yang baik. Allah itu pemilik kehidupan. Kita ini penggarap-penggarap rahmat yang diberikan oleh Allah. Tanyakan pada diri sendiri, bagaimana kita mengelola rahmat dari Allah. Buah yang baik kah yang kita hasilkan ?, tanya nya. Ada kalanya buah yang kita hasilkan jelek. Tapi wajah Allah selalu memberi kesempatan baik.
Kegagalan manusia membuahkan sesuatu yang baik, sama sekali tak mengurangi karya keselamatan Allah. Allah bekerja dan menggunakan carana-Nya sendiri, bahkan yang tak pernah terpikir oleh manusia. Lewat Putra-Nya, Allah ingin masuk dalam kehidupan kita. Allah mau meraih kita, supaya selamat. Untuk itu kita dipanggil dalam karya keselamatan. Ingatlah, Allah sudah menyediakan semua. Kita hanya perlu merawatnya agar mengahasilkan buah. Tutup Pastor mengakhiri 14 menit 10 detik homilinya. Tak lupa, karena ini Bulan Rosario, sebelum berkat penutup Pastor mengajak umat, bersama mendaraskan Doa Salam Maria sebanyak tiga kali.
Seusai Perayaan Ekaristi, ada penyerahan hadiah kepada peserta lomba BKSN 2026. Hadiah dan Piagam diserahkan langsung oleh Pastor Kadek, diakhiri dengan berfoto bersama pemenang lomba dan peserta. (mss)
Dokumentasi : Komsos (mss)