Search

Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus | 7 Juni 2026

Loading

“Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia”

Yoh 6:51

Ketika seseorang bertanya, “Sudah makan?”, Makanan bukan hanya soal nutrisi. Makanan adalah tanda kasih, perhatian, dan kebersamaan. Orang yang makan bersama bukan lagi orang asing; mereka menjadi satu persekutuan.

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Dan melalui perayaan ini, Tuhan seakan bertanya kepada kita: “Anak-Ku, apa yang selama ini menjadi makanan hidupmu?” Sebab ternyata manusia tidak hanya lapar akan nasi. Ada kelaparan yang jauh lebih dalam: lapar akan cinta, lapar akan pengampunan, lapar akan damai, lapar akan harapan, lapar akan makna hidup.
Yesus datang dan berkata dalam Injil hari ini: “Akulah roti hidup yang telah turun dari surga; barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.” Artinya, yang diberikan Yesus bukan sekadar sesuatu dari diri-Nya. Ia memberikan diri-Nya sendiri.
Dalam bacaan pertama dari Kitab Ulangan, Musa mengingatkan bangsa Israel tentang perjalanan mereka di padang gurun, mereka lapar. Tuhan memberi mereka manna dari surga. Manna itu mengajarkan satu hal penting: manusia hidup bukan semata-mata karena kekuatannya sendiri. Ada tangan Tuhan yang menopang kehidupan. Namun manna hanya mengenyangkan untuk sehari.
Jika dahulu Allah memberi manna, kini Ia memberikan Putra-Nya sendiri. Kalau dahulu makanan itu turun dari langit dalam bentuk butiran kecil, sekarang Roti itu hadir dalam pribadi Yesus Kristus. Allah tidak lagi hanya memberi berkat, Allah memberikan diri-Nya.
“Tubuh-Ku benar-benar makanan dan darah-Ku benar-benar minuman.” Ekaristi bukan simbol kosong. Ekaristi adalah kehadiran nyata Kristus yang menyerahkan diri demi keselamatan kita. Hanya Kristus yang mampu memuaskan dahaga terdalam hati manusia.

Dan semoga setelah menerima Tubuh dan Darah Kristus, kita pulang sebagai manusia baru: lebih mampu menjadi roti yang dipecah-pecahkan demi kehidupan sesama.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png