Search

Jumat Paskah VI

Loading

“Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” Yohanes 16:20.

Yesus berkata: “Kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira” Melalui sabda ini, Yesus menunjukkan bahwa hidup manusia tidak lepas dari kesedihan, kehilangan, dan berbagai pergumulan.

Yesus kemudian memakai gambaran seorang ibu yang melahirkan: “Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah anaknya lahir, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya.” Gambaran ini menunjukkan bahwa penderitaan tidak selalu menjadi tanda akhir, tetapi dapat menjadi jalan menuju kehidupan dan harapan baru.

Gambaran ini menunjukkan bahwa penderitaan tidak selalu menjadi tanda akhir, tetapi dapat menjadi jalan menuju kehidupan dan harapan baru.

Tanpa Tuhan, luka bisa berubah menjadi racun. Tetapi bersama Tuhan, luka bisa berubah menjadi sumber belas kasih.

Karena itu Yesus berkata: “Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu.” Tuhan mengajak para murid untuk tetap percaya bahwa dukacita yang dijalani bersama-Nya tidak akan sia-sia.

Melalui Injil hari ini, umat beriman diajak untuk tetap bertahan dalam iman dan percaya bahwa Tuhan tetap bekerja, bahkan di tengah masa-masa sulit.

Bagi Tuhan, air mata bukan akhir cerita. Di tempat paling gelap, Tuhan tetap menumbuhkan terang.

Yakobus I Made Suardana, SX

Misionaris Xaverian

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png