![]()
Pekanbaru, 1 Agustus 2026 – Paroki Santo Paulus Pekanbaru mengadakan Rapat Wilayah (Rawil) 1 & 2 bertempat di Ruang Conforti Paroki Santo Paulus Pekanbaru. Rapat dipimpin oleh Pastor Edgar Ruiz Leon, SX dan dihadiri oleh para pengurus wilayah, stasi, serta unsur pelayanan paroki untuk membahas berbagai agenda strategis terkait pelayanan umat, administrasi, dan persiapan kegiatan pastoral.
Dalam arahannya, Pastor Edgar mengajak seluruh pengurus untuk terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan kepada umat, sehingga setiap program dan kegiatan paroki dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh umat.
Persiapan Kunjungan Uskup
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan kunjungan Uskup pada bulan September 2026. Rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan meliputi:
- 4 September 2026: Kedatangan Uskup.
- 5 September 2026: Perayaan Misa Krisma di Stasi Muara Beringin untuk Wilayah 2, yang juga dirangkaikan dengan kegiatan penggalangan dana.
- 6 September 2026:
- Pagi hari, Misa Krisma bagi umat Wilayah 1 dan Wilayah Pusat di Gereja Paroki Santo Paulus.
- Sore hari, Perayaan Ekaristi yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPP, DKP, dan P3K yang baru, dilanjutkan ramah tamah serta serah terima jabatan kepengurusan.
Pendataan BIDUK dan Administrasi Umat
Rapat juga memberikan perhatian khusus terhadap validitas data BIDUK sebagai dasar pelayanan pastoral.
Pengurus stasi diminta untuk membantu umat yang masih tercatat di wilayah lama agar segera melakukan pembaruan data sesuai domisili. Ketua stasi diharapkan mendampingi umat yang mengalami kesulitan dalam proses pendataan, sehingga mereka tetap memperoleh pelayanan Gereja dengan baik.
Selain itu, Ketua Stasi dan Ketua Kring diminta memastikan kebenaran domisili umat sebelum menandatangani dokumen BIDUK. Apabila umat tidak lagi berdomisili di wilayah tersebut, dokumen sebaiknya tidak ditandatangani sebelum proses mutasi diselesaikan.
Pembahasan Pembangunan dan Pelayanan Umat
Dalam sesi diskusi, beberapa hal penting turut menjadi perhatian, antara lain perkembangan rencana pembangunan gereja di Stasi Arengka Ujung, serta pengurusan legalitas aset gereja di Stasi Muara Beringin dan Stasi Muara Fajar.
Terkait pelayanan administrasi, Pastor Edgar mengingatkan bahwa umat yang sudah lama tidak aktif di lingkungan maupun stasi diharapkan kembali berpartisipasi dalam kehidupan menggereja sebelum mengurus berbagai kebutuhan administrasi gerejawi.
Menjelang akhir tahun, seluruh pengurus stasi juga diingatkan untuk mulai mempersiapkan laporan kegiatan, laporan keuangan, serta laporan aset sebagai bagian dari pertanggungjawaban tahunan.
Melalui Rapat Wilayah 1 & 2 ini, diharapkan koordinasi antara paroki, wilayah, dan stasi semakin erat sehingga pelayanan pastoral, tata kelola administrasi, serta berbagai program Gereja dapat terlaksana secara tertib, transparan, dan semakin menjawab kebutuhan umat di Paroki Santo Paulus Pekanbaru.