![]()
Tak berbeda jauh dari tahun lalu, HUT Kemerdekaan RI kali ini diperingati dengan meriah di Stasi St. Yohanes Don Bosco pada Minggu (17/08).
Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ibadat Sabda yang dimulai pukul 08.15 WIB.
“Kita bersyukur, Indonesia sudah berusia 81 tahun,” tutur Agustinus Sitompul mengawali renungannya
“Kita semua merdeka, tidak ada yang merasa terjajah lagi. Walaupun kita sudah merdeka, bukan berarti kita bebas melakukan apa pun tanpa aturan. Tak hanya di ruang publik, bahkan di rumah sendiri pun kita tetap memiliki aturan. Merdeka juga berarti mengajarkan kita untuk tidak lagi terjajah oleh masa lalu, serta tidak diperbudak oleh emosi, gengsi, harta, maupun kedudukan.”
Lewat momen perayaan Kemerdekaan ini, sebagai warga Katolik, umat diingatkan kembali pada slogan legendaris dari Uskup pribumi pertama di Indonesia, Mgr. Albertus Soegijapranata SJ: “100% Katolik, 100% Indonesia.”
“Sebagai umat, kita harus sungguh-sungguh memancarkan iman Katolik lewat perkataan dan tindakan. Sebagai warga Indonesia, kita wajib taat terhadap peraturan negara serta memelihara persatuan dan kesatuan,” pesan Ketua Stasi tersebut mengakhiri renungannya.
Perlombaan Meriah Antar-Kring
Seusai Ibadat Sabda, acara dilanjutkan dengan aneka perlombaan antar-Kring. Menariknya, tahun ini menjadi kali pertama diadakannya lomba khusus kategori dewasa (kaum Bapak dan Ibu).
Berbagai perlombaan seru digelar, mulai dari estafet tepung, tebak gerak, makan kerupuk, lomba kaos kaki warna, hingga lomba pamungkas yang paling ditunggu: futsal berdaster untuk kaum Bapak.
Antusiasme tak hanya datang dari para peserta, tetapi juga terlihat dari para pendukung masing-masing Kring. Sorak-sorai dan dukungan meriah terus mengalir di setiap sesi perlombaan.
Pertandingan futsal berdaster menjadi sesi yang paling heboh. Tidak hanya menampilkan taktik bertahan dan menyerang, lomba ini menyuguhkan hiburan yang memancing gelak tawa penonton di setiap menitnya.
“Sayang sekali, Eda baju ungu melewatkan kesempatan! Bola yang datang berlalu begitu saja,” celoteh komentator yang langsung disambut tawa terpingkal-pingkal dari para penonton.
Kemeriahan dan kelancaran seluruh rangkaian acara ini tentu tidak lepas dari kerja keras serta dedikasi seluruh panitia.