![]()
“Tetapi Ia berkata kepada mereka: ‘Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus.'”
Luk 4:43
Dalam Injil hari ini (Luk 4:38-44), Yesus datang ke rumah Simon. Ibu mertua Simon sedang terbaring karena demam. Yesus mendekat, menyembuhkan dia, dan setelah sembuh, ia bangun lalu melayani. Di sini ada pesan yang sangat indah: Pertemuan dengan Yesus tidak hanya membuat kita sembuh, tetapi membuat kita bangkit untuk hidup dan melayani.
Setelah disembuhkan, ibu mertua Simon tidak hanya menikmati kesembuhan itu. Ia bangkit untuk melayani. Ini juga berlaku bagi kita. Tuhan memberikan begitu banyak rahmat: kita diampuni, ditolong, dikuatkan, dan diberi kesempatan baru. Maka rahmat itu jangan berhenti pada diri kita. Kita disembuhkan supaya mampu menyembuhkan. Kita diampuni supaya mampu mengampuni. Kita diberkati supaya mampu menjadi berkat.
Ada satu hal lagi yang sangat penting. Setelah melayani banyak orang, Yesus pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa. Yesus menunjukkan kepada kita bahwa pelayanan harus selalu bersumber dari doa. Jangan sampai kita begitu sibuk melakukan banyak hal untuk Tuhan, tetapi lupa berbicara dengan Tuhan. Sebab tanpa doa, pelayanan bisa menjadi kelelahan. Tanpa Tuhan, kita mudah kehilangan arah.
Dan ketika orang banyak ingin menahan Yesus, Ia berkata: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah, sebab untuk itulah Aku diutus.” Yesus tidak mencari popularitas. Ia tahu misi-Nya, maka hari ini kita bertanya: “Untuk apa Tuhan menyembuhkan dan menguatkan saya?”Mungkin jawabannya sederhana: Supaya saya berani mengampuni, supaya saya kembali melayani dan supaya hidup saya menjadi berkat bagi orang lain.
Ketika Tuhan sudah mengangkat kita, bangkitlah dan jadilah berkat. Dan jangan lupa kembali kepada doa.