![]()
Dalam balutan kesederhanaan dan sukacita Stasi Persiapan Karya Indah kini telah resmi menjadi sebuah Stasi dengan berpelindung Malaikat Gabriel, pada Sabtu 28 Februari 2026.
Agenda peresmian, pelantikan dan pemberkatan Pengurus Stasi serta Kring ini berlangsung dalam Perayaan Ekaristi. Diipimpin langsung oleh Pastor Kepala Paroki, P. Edgar Ruiz Leon. Acara ini menjadi momen bersejarah bagi umat Garuda Sakti sekitarnya, yang kini memiliki rumah ibadah baru sebagai pusat pertumbuhan iman, persekutuan serta pelayanan.
Lewat homilinya, Pastor mengajak kita meneladani Abraham. Sosok yang taat, mendengar dan mengikuti perintah Tuhan. Tekun, tidak suka dengan hal-hal instan yang memberi kesenangan semu. Apakah hidup kita sudah seperti Abraham ? Apakah hidup kita sudah berbuah ? tanyanya. Taat kepada Tuhan tak melulu soal kerajinan kita ikut Misa. Taat bisa lewat perbuatan keseharian kita. Misalnya, Bapak-Bapak yang hadir disini apakah kalian setia dengan janji perkawinan kalian ? Para Ibu apakah kalian setia dan taat pada Suami ? Terkadang kesetiaan dan taat kepada Tuhan bukan sesuatu yang mudah. Tapi jika kita sungguh mendengar firmannya pastinya kita akan taat dan berbuah. Sama seperti Stasi Grabriel Malaikat ini. Semoga komunitas dalam Stasi ini bisa saling bekerja sama, dan bersatu dalam Kristus sehingga dapat terus berbuah tutup Pastor asal Meksiko ini mengakhiri homilinya.
Usai Homili dilanjutkan dengan pelantikan dan pemberkatan Pengurus Stasi dan Kring masa bakti 2026-2027. Stasi yang beranggotakan 110 KK ini terdiri dari empat Kring. Semoga peresmian Stasi Malaikat Grabriel tak berhenti hanya pada euforia perayaan semata. Tapi menjadi titik tolak untuk pertumbuhan iman yang semakin dewasa. Sesuai dengan nama daerah ini , Karya Indah, berharap kehadiran Stasi ini menjadi karya yang indah dihadapan Tuhan dan sesama. Seperti spirit Malaikat Gabriel, semoga Gereja ini menjadi pembawa pesan damai, sukacita dan harapan, tutur Michael Wilzon (Sekretaris Stasi) dalam wawancara singkatnya dengan Tim Komsos. (mss)
💬 Yuk, tuliskan di kolom komentar: bagaimana kamu menjaga waktu doa di tengah rutinitas harianmu?
📲 Simpan dan bagikan postingan ini kalau kamu tersentuh oleh kisah Maria dan Marta hari ini.
Komsos Kurniadi, Ridwan, Mega