Search

PERTEMUAN PERDANA PAGUYUBAN AWAM XAVERIAN (PAX) PEKANBARU

Loading

Sebuah Awal Perjalanan Misi

Pada tanggal 26 Februari 2026 pukul 19.00 WIB, bertempat di Ruang Conforti Paroki St. Paulus Pekanbaru, diselenggarakan pertemuan perdana Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru (PAX). Pertemuan ini dihadiri oleh sekitar 20 umat dari Paroki St. Paulus dan Paroki St. Maria a Fatima Pekanbaru, serta difasilitasi oleh Romo Kadek, SX.

 

Kegiatan diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Maria Magdalena Huiniati selaku koordinator PAX Pekanbaru. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dua minggu sebelumnya telah diadakan pertemuan inisiasi bersama Romo Kadek untuk merintis terbentuknya komunitas Awam Xaverian di Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut disepakati susunan kepengurusan awal, yaitu:

  • Koordinator: Ibu Maria Magdalena Huiniati
  • Sekretaris: Ibu Rostiana Tinambunan
  • Bendahara: Bapak Sebastianus Happy Subagio

Tanggal 26 Februari 2026 pun menjadi tonggak awal perjalanan resmi Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru.

Pondasi: Kharisma dan Xaverianitas

Dalam sesi utama, Romo Kadek menyampaikan materi mengenai unsur-unsur khas Awam Xaverian dengan menekankan dua fondasi utama: kharisma dan xaverianitas. Keduanya menjadi landasan spiritual bagi setiap pribadi yang terpanggil untuk menghidupi semangat Awam Xaverian.

Romo Kadek mengutip pesan Surat Wasiat St. Guido Maria Conforti:

Sembari berkarya dengan antusias yang semakin bernyala untuk memperluas pewartaan Injil di negeri-negeri yang jauh, kita memberikan kontribusi sederhana bagi pemenuhan nubuat Kristus, sambil membantu pembentukan satu keluarga Kristiani yang merangkul segenap umat manusia.

Pesan ini menjadi jiwa dari keberadaan Awam Xaverian: menghadirkan semangat misioner dalam kehidupan sehari-hari, serta mengambil bagian dalam misi Gereja yang telah diterima sejak pembaptisan.

Inspirasi teologisnya juga ditegaskan dalam dokumen Konsili Vatikan II, Ad Gentes artikel 2:

Pada hakikatnya, Gereja peziarah bersifat misioner, sebab berasal dari perutusan Putra dan perutusan Roh Kudus menurut rencana Allah Bapa.

Dengan demikian, Awam Xaverian lahir dari kesadaran bahwa setiap orang beriman dipanggil untuk ambil bagian dalam perutusan Gereja.

Cara Hidup Awam Xaverian

Panggilan ini dihidupi melalui empat dimensi utama:

  1. Kehidupan iman
  2. Semangat kekeluargaan
  3. Wajah manusiawi
  4. Finalitas misioner

 Unsur Khas Kehidupan Iman

Spiritualitas Xaverian berakar pada semangat: Caritas Christi urget nos — Kasih Kristus yang mendorong kami. Beberapa unsur khasnya meliputi:

  • Mengikuti Yesus sebagai Misionaris Bapa
  • Kharisma misioner ad gentes dan ad extra (keluar dari lingkungan sendiri)
  • Spiritualitas Kristosentris
  • Mewujudkan dunia sebagai satu keluarga dalam Kristus
  • Pewartaan pertama Injil
  • Karya kerahiman dan amal kasih
  • Kesetiaan pada doa pribadi dan doa komunitas
  • Wajah Manusiawi Spiritualitas Xaverian

    Selain dimensi rohani, Awam Xaverian juga menampilkan wajah manusiawi yang konkret:

    • Persaudaraan dan kejujuran
    • Kemampuan bekerja sama dan berdialog
    • Keramahtamahan dan kepedulian
    • Kebijaksanaan dan keseimbangan hidup
    • Gaya hidup sederhana
    • Keterbukaan terhadap budaya dan agama lain
    • Kehadiran yang melayani
    • Sukacita sebagai ciri khas

Sharing Misi dan Sejarah Awal

Dalam kesempatan tersebut, P. Marcellinus Rante Taruk, SX turut membagikan pengalaman misionernya di luar negeri. Ia menyampaikan bahwa dalam Kapitel tahun 2022 muncul kerinduan agar semangat misioner Conforti tidak hanya dihidupi oleh para imam dan bruder, tetapi juga oleh kaum awam.

Awam Xaverian menjadi jawaban atas kerinduan tersebut: sebuah ruang bagi umat untuk menghidupi spiritualitas Conforti dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Empat Kesan Mendalam dari Pertemuan Perdana

Pertemuan ini bukan sekadar ajang perkenalan, melainkan momen penuh syukur atas benih kharisma yang mulai tumbuh di tanah Pekanbaru. Ada empat kesan mendalam yang dirasakan bersama:

1. Kesadaran akan Panggilan yang Agung

Menjadi bagian dari Paguyuban Awam Xaverian adalah komitmen untuk ambil bagian dalam misi Gereja: menjadikan dunia satu keluarga dalam Kristus.

2. Semangat Kekeluargaan

Komunitas ini dipanggil untuk hidup dalam suasana persaudaraan, saling meneguhkan dalam iman, serta terbuka kepada “yang lain” demi membangun persaudaraan universal.

3. Komitmen pada Wajah Manusiawi

Awam Xaverian dipanggil menjadi pribadi yang bahagia, sederhana, santun, dan jujur. Misi tidak pernah terpisah dari kualitas kemanusiaan.

4. Misi dalam Kehidupan Sehari-hari

Terinspirasi dari gagasan “menggosipkan Injil”, misi tidak selalu hadir dalam bentuk pewartaan formal, melainkan melalui percakapan sederhana, relasi yang tulus, dan kesaksian hidup yang wajar namun penuh semangat.

Sebuah Awal Perjalanan

Pertemuan perdana ini merupakan langkah awal. Namun di balik langkah kecil ini tersimpan keyakinan besar: meskipun merasa seperti “pekerja pada jam terakhir”, setiap kontribusi tetap berharga dalam karya keselamatan Allah.

Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru kini memulai perjalanannya—sebuah perjalanan untuk terus bertumbuh dalam iman, hidup dalam persaudaraan, dan menghadirkan wajah Gereja yang misioner di tengah dunia.

Mari berjalan bersama, menjadikan dunia satu keluarga di dalam Kristus.

Rostinana Tinambunan

Kasih Kristus Mendorong Kita

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN