Search

Yesus Menunjukkan Kemulian-Nya

Loading

“Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: ‘Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.'”

Mat 17:5

Setiap orang tentu ingin hidup di saat-saat yang indah. Kita ingin keluarga selalu damai, pekerjaan lancar dan kesehatan baik. Tidak ada yang ingin mengalami penderitaan atau salib. Namun Injil hari ini mengajarkan bahwa kemuliaan tidak pernah terpisah dari salib.

Yesus mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke sebuah gunung. Di sana mereka melihat Yesus berubah rupa. Wajah-Nya bercahaya, pakaian-Nya putih berkilau. Para murid begitu terpesona sehingga Petrus berkata, “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.” Bahkan ia ingin mendirikan kemah agar mereka tetap tinggal di sana.

Tetapi Yesus tidak membiarkan mereka tinggal di puncak gunung. Mereka harus turun kembali. Mengapa? Karena setelah Gunung Tabor, masih ada Golgota. Setelah kemuliaan, masih ada salib. Dan justru melalui salib itulah kemuliaan sejati dinyatakan.

Kita pun sering seperti Petrus. Kita ingin menikmati saat-saat ketika hidup terasa mudah dan Tuhan terasa dekat. Tetapi iman tidak dibentuk hanya di puncak gunung. Iman juga ditempa di lembah kehidupan: ketika keluarga menghadapi masalah dan ketika pekerjaan terasa berat.

Di tengah awan terdengar suara Bapa, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” Bukan sekadar kagumi Yesus, tetapi dengarkan Dia. Mendengarkan berarti mempercayai-Nya, bahkan ketika jalan hidup tidak mudah. Tetap mengikuti-Nya, sekalipun harus memikul salib.

Yang paling indah, ketika para murid ketakutan, Yesus datang menghampiri mereka, lalu berkata, “Bangunlah, jangan takut.” Itulah yang Tuhan katakan juga kepada kita hari ini. Apa pun salib yang sedang kita pikul, kita tidak menjalaninya sendirian. Kristus berjalan bersama kita.

Maka marilah kita hidup dengan keyakinan: tujuan hidup kita bukan hanya menikmati “Gunung Tabor”, tetapi tetap setia mengikuti Kristus sampai ke mana pun Dia memimpin kita. Sebab jika kita setia memikul salib bersama-Nya, kita pun akan mengambil bagian dalam kemuliaan-Nya.

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png