Search

“Keluarga Karismatik Xaverian: Berjalan Bersama dalam Spiritualitas, Persaudaraan, dan Misi”

Loading

Paguyuban Awam Xaverian ( PAX

Paguyuban Awam Xaverian (PAX) Pekanbaru mengadakan pertemuan pembinaan anggota pada 27 Juli 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan P. FX. Sudarmanto SX, Dewan Jenderal Serikat Xaverian dan P. Ferdinandus Supandri SX, yang sedang menjalankan tugas perutusan di Salerno, Italia, sebagai narasumber.

Pertemuan Paguyuban Awam Xaverian (PAX) Pekanbaru diawali dengan doa pembuka sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan, dilanjutkan dengan nyanyian bersama yang menciptakan suasana persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh peserta. P. Kadek SX selaku Pastor Pembina Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru dalam kata pengantarnya  menyampaikan “ sejarah “ singkat terbentuknya Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru dan kegiatan pembinaan yang sudah dilakukan , Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pembinaan dengan semangat keterbukaan, sehingga mampu semakin menghayati spiritualitas dan karisma Santo Guido Maria Conforti dalam kehidupan serta karya pelayanan.

Memasuki sesi pembinaan, materi pertama disampaikan oleh P. FX. Sudarmanto, SX yang mengangkat tema “Visi Baru Keluarga Karismatik Xaverian”. Melalui pemaparannya, beliau menjelaskan arah baru Serikat Xaverian dalam membangun kolaborasi antara para religius dan kaum awam sebagai satu keluarga misioner yang bersama-sama menghidupi dan mewujudkan karisma Santo Guido Maria Conforti.

Dalam pengantar pembinaannya, Pastor Sudarmanto, SX terlebih dahulu membagikan perjalanan panggilannya dalam Serikat Xaverian. Setelah menjalani berbagai penugasan di Indonesia, beliau juga pernah diutus sebagai misionaris di Sierra Leone, Afrika Barat. Pengalaman bermisi di tengah masyarakat dengan latar budaya dan tantangan yang berbeda semakin memperkaya wawasan serta semangat pelayanannya sebagai seorang misionaris Xaverian. Selanjutnya, pada tahun 2023 beliau dipercaya menjadi anggota Dewan Jenderal Serikat Xaverian di Roma. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk melihat perkembangan karya misi Xaverian di berbagai negara sekaligus memahami arah baru yang sedang dibangun oleh Serikat.

Beliau menjelaskan bahwa salah satu tema utama yang terus digaungkan dalam perayaan 75 Tahun Serikat Xaverian Berkarya di Indonesia adalah lahirnya Visi Baru Keluarga Karismatik Xaverian. Visi ini merupakan buah refleksi Kapitel Jenderal XVIII tahun 2023 yang menyadari bahwa karya misi tidak lagi dapat dipahami sebagai tugas para pastor dan bruder Xaverian semata, melainkan sebagai panggilan bersama seluruh anggota Gereja yang menghayati karisma Santo Guido Maria Conforti.

Perubahan cara pandang tersebut dipahami sebagai sebuah kairos, yaitu saat rahmat Allah yang mengundang seluruh keluarga Xaverian untuk membuka diri terhadap karya Roh Kudus. Selama bertahun-tahun, para religius Xaverian menjalankan misi dengan keyakinan bahwa karisma Xaverian dihidupi terutama oleh para pastor dan bruder. Namun, melalui refleksi yang mendalam, tumbuh kesadaran bahwa banyak sahabat, keluarga, relawan, dan kaum awam yang sejak lama telah mengambil bagian dalam karya misi, meskipun belum secara resmi dipandang sebagai bagian dari keluarga besar Xaverian.

Oleh karena itu, Kapitel Jenderal mengajak seluruh Serikat Xaverian untuk menyambut, mendukung, dan membangun Keluarga Karismatik Xaverian. Menyambut berarti mengakui bahwa para sahabat dan kaum awam telah menjadi bagian penting dalam perjalanan misi. Mendukung berarti memberikan ruang pembinaan dan pendampingan agar mereka dapat bertumbuh dalam spiritualitas Xaverian. Sedangkan membangun berarti membentuk sebuah keluarga besar yang berjalan bersama dalam satu semangat dan satu perutusan.

Beliau menegaskan bahwa Keluarga Karismatik Xaverian merupakan karunia Roh Kudus yang lahir dari kesadaran bahwa karisma Santo Guido Maria Conforti telah menjadi milik Gereja Universal sejak beliau dinyatakan sebagai santo. Dengan demikian, spiritualitas dan karisma Xaverian bukan hanya dimiliki oleh para religius, tetapi menjadi warisan Gereja yang dapat dihidupi oleh siapa pun yang merasa terpanggil untuk mengambil bagian dalam karya misi.

Keluarga Karismatik Xaverian mencakup berbagai unsur, yaitu para Pastor dan Bruder Xaverian, Suster Xaverian, Suster Santo Yusuf, Awam Xaverian, Sahabat Xaverian, keluarga para misionaris Xaverian, para relawan, para penderma, serta rekan-rekan karya. Keberagaman ini dipandang sebagai kekayaan yang saling melengkapi sehingga setiap orang dapat memberikan karunia dan kemampuannya sesuai dengan panggilannya masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan perkembangan Keluarga Karismatik Xaverian di berbagai negara. Di Indonesia telah tumbuh komunitas Awam Xaverian di Jakarta, Pekanbaru, dan Padang yang mulai berkembang melalui pembinaan rutin. Sementara itu, di Filipina, Italia, Taiwan, Jepang, Thailand, Brasil, dan Kongo juga telah terbentuk komunitas-komunitas Awam maupun Sahabat Xaverian dengan bentuk pelayanan yang beragam sesuai kebutuhan Gereja setempat. Pengalaman dari berbagai negara menunjukkan bahwa keterlibatan kaum awam mampu memperkuat karya misi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan Gereja.

Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahun 2025 dibentuk Komisi Keluarga Karismatik Xaverian di tingkat internasional sebagai wujud nyata komitmen Serikat Xaverian dalam mengembangkan visi baru ini. Komisi tersebut beranggotakan para pastor, suster, Awam Xaverian, dan Sahabat Xaverian yang bekerja sama untuk menyusun arah pembinaan, memperkuat komunikasi antarkomunitas, serta membangun jejaring Keluarga Karismatik Xaverian di berbagai negara.

Sebagai penutup, beliau menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi di setiap tingkatan, mulai dari komunitas lokal, tingkat regio, tingkat kontinental, hingga tingkat internasional. Komunitas lokal, seperti Paguyuban Awam Xaverian di Paroki Santo Paulus Pekanbaru, dipandang sebagai tempat utama untuk membangun kehidupan iman, pembinaan, persaudaraan, dan keterlibatan dalam karya misi. Melalui semangat berjalan bersama sebagai satu keluarga, seluruh anggota diharapkan semakin mampu menghidupi karisma Santo Guido Maria Conforti dan menghadirkan kasih Kristus di tengah Gereja serta masyarakat.

Dalam sesi sharing pengalaman P. Supandri SX  membagikan pengalaman pendampingannya bersama Kaum Awam Xaverian di Italia, khususnya di komunitas Salerno dan Desio. Beliau mengungkapkan rasa syukur karena selama hampir sepuluh tahun terakhir selalu berkarya di komunitas yang memiliki kelompok Awam Xaverian yang aktif. Menurutnya, keberadaan kaum awam sangat membantu karya misi para pastor karena merekalah yang mengenal situasi masyarakat, budaya setempat, jaringan paroki, serta mampu menjadi jembatan dalam membangun relasi dan pelayanan.

P. Supandri menjelaskan bahwa Kaum Awam Xaverian di Italia memiliki organisasi yang tertata dengan baik. Setiap komunitas lokal memiliki kepengurusan sendiri, sementara secara nasional mereka memilih seorang koordinator beserta dewan setiap dua tahun sekali. Dewan nasional yang terdiri atas perwakilan dari setiap komunitas lokal mengadakan pertemuan sekitar empat hingga lima kali dalam setahun untuk mengevaluasi program, merumuskan arah pelayanan, serta menyampaikan hasil pembahasan kepada komunitas masing-masing. Dalam setiap tingkatan, baik nasional maupun lokal, terdapat seorang Pastor Xaverian yang berperan sebagai pendamping rohani atau kapelan.

Dalam bidang pembinaan, Kaum Awam Xaverian memiliki beberapa komisi, di antaranya Komisi Formasi dan Komisi Spiritualitas. Komisi Formasi bertugas menyusun tema tahunan beserta subtema, bahan Kitab Suci, materi refleksi, dan panduan diskusi yang digunakan secara serentak oleh seluruh komunitas lokal. Sementara itu, Komisi Spiritualitas mengoordinasikan doa bersama, Lectio Divina, dan pendalaman Kitab Suci yang dilaksanakan secara bergilir di rumah-rumah anggota setiap bulan. Melalui kegiatan tersebut, para anggota dipanggil untuk semakin mendalami Sabda Allah sebagai dasar kehidupan dan karya misioner mereka.

Pertemuan bulanan menjadi sarana utama pembinaan anggota. Dalam setiap pertemuan terdapat doa bersama, pendalaman materi, refleksi pribadi, diskusi kelompok, makan bersama, serta pembahasan program konkret yang akan dilaksanakan. Sesekali mereka juga menghadirkan narasumber secara daring agar seluruh komunitas di berbagai daerah dapat mengikuti pembinaan yang sama.

Selain pertemuan rutin bulanan, setiap tahun diselenggarakan dua pertemuan nasional yang disebut Condivisione atau perjumpaan persaudaraan. Kegiatan ini berlangsung selama beberapa hari dan diisi dengan pembinaan, doa, rekreasi, kunjungan pastoral, aksi sosial, serta kehidupan bersama. Seluruh peserta membiayai kegiatan secara mandiri melalui kontribusi pribadi dan penggalangan dana sehingga komunitas mampu berkembang tanpa bergantung pada bantuan pihak lain. Melalui kehidupan bersama tersebut, persaudaraan semakin erat dan setiap anggota memiliki ruang untuk saling berbagi pengalaman hidup, tantangan keluarga, maupun pergulatan iman.

Beliau kemudian membagikan beberapa pengalaman konkret dari Italia. Salah satunya adalah pelayanan kepada narapidana asing di Kota Salerno. Berawal dari keprihatinan seorang anggota yang mengajar di penjara terhadap para narapidana yang tidak pernah dikunjungi keluarga, komunitas Awam Xaverian mendiskusikan situasi tersebut dan akhirnya memutuskan untuk melakukan kunjungan rutin dua kali setiap bulan. Pelayanan ini memberikan penghiburan bagi para narapidana sekaligus menjadi bentuk nyata pewartaan kasih Kristus kepada mereka yang tersisih. Karya tersebut kemudian mendapat apresiasi dari keuskupan sehingga semakin banyak relawan yang ikut terlibat.

Contoh lain adalah penyelenggaraan Pameran Bhinneka Tunggal Ika di Italia. Terinspirasi oleh pengalaman para misionaris Xaverian di Indonesia, komunitas Awam Xaverian memperkenalkan nilai persaudaraan dalam keberagaman kepada masyarakat Italia yang saat itu menghadapi meningkatnya sentimen terhadap orang asing. Melalui pameran budaya Indonesia, pelatihan membatik, pameran wayang, serta kunjungan ke sekolah-sekolah, mereka membangun dialog lintas budaya dan menanamkan semangat bahwa semua manusia adalah satu keluarga. Kegiatan tersebut menjadi sarana evangelisasi sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan karisma Xaverian.

Menutup pemaparannya, Pastor Supandri mengajak Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru untuk melihat berbagai peluang pelayanan di lingkungan sekitar. Menurut beliau, karya misi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar, melainkan dari kepekaan membaca kebutuhan masyarakat dan keberanian menyatukan tenaga, pikiran, serta kemampuan setiap anggota. Melalui organisasi yang baik, pembinaan yang berkesinambungan, kehidupan doa yang mendalam, dan karya nyata bagi sesama, Awam Xaverian dapat semakin menghidupi karisma Santo Guido Maria Conforti, yaitu menghadirkan kasih Kristus dan mewujudkan dunia sebagai satu keluarga dalam Kristus.

Kesimpulan :

Visi Baru Keluarga Karismatik Xaverian merupakan panggilan bagi seluruh anggota, baik religius maupun awam, untuk berjalan bersama dalam menghidupi karisma Santo Guido Maria Conforti. Karya misi bukan lagi menjadi tanggung jawab kelompok tertentu, tetapi merupakan perutusan bersama yang diwujudkan melalui kehidupan iman, persaudaraan, kolaborasi, pembinaan yang berkesinambungan, dan pelayanan yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi Paguyuban Awam Xaverian Pekanbaru, materi ini menjadi inspirasi untuk terus membangun komunitas yang semakin dewasa dalam iman, memiliki organisasi yang kuat, mengembangkan pembinaan yang terarah, serta melahirkan karya-karya misioner yang relevan dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Dengan semangat Caritas Christi Urget Nos, setiap anggota diharapkan mampu menjadi saksi kasih Kristus dan bersama-sama mewujudkan cita-cita Santo Guido Maria Conforti, yaitu menjadikan dunia sebagai satu keluarga di dalam Kristus.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan,  pertemuan ini ditutup dengan doa penutup dan berkat oleh P. Kadek SX.                                                                



                                                                                                                                       ( rostiana_tinambunan )

Kasih Kristus Mendorong Kita

JADWAL PELAYANAN & KEGIATAN

TERBARU

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME
logo-komsos-baru.png