Search

Katekese Umum XVII – Tahun Liturgi

Loading

Tahun liturgi adalah perayaan karya penyelamatan kita dalam Kristus, sepanjang periode satu tahun. Selama kurun waktu tersebut, Gereja memaparkan seluruh misteri Kristus, dari penjelmaan, kelahiran, kenaikan ke surga, pentakosta sampai kedatangan Tuhan yang bahagia dan penuh harapan (SC 102).

ciclo-en

Masa tahun liturgi meliputi: adven, kedatangan Kristus yang kedua. Dalam tahun sipil (Januari-Desember) dirayakan tahun liturgi (bukan saingan tahun sipil tetapi agar bisa dirayakan). Maka Struktur tahun liturgi adalah

  • Lingkaran paska: prapaska (rabu abu sampai kamis putih pagi), trihari suci (kamis putih sampai minggu paska) dan masa paska (oktaf paska sampai pentakosta)
  • Lingkaran natal: adven, natal, oktaf natal, pembabtisan Kristus
  • Masa biasa: 33/34 minggu, tidak berhubungan dengan segi-segi khusus dalam misteri Kristus tetapi misteri Kristus dirayakan secara menyeluruh

Lingkaran Natal

Adven berarti kedatangan / masa untuk mengenangkan kedatangan Yesus pertama kali ketika berinkarnasi menjadi manusia, waktu penantian kedatangan Yesus yang kedua dan terakhir untuk membawa langit dan bumi yang baru.

Dalam sejarahnya: konsili Saragosa, bulan puasa St. Martinus, Ravenna / Milan / Roma, abad XVII aspek tobat dimasukkan, abad X – XI mulai tetap dirayakan di Gereja Katolik.

  • Konsili Saragoza: antara 17 desember sampai epifani (6 januari) umat diajak rajin ke Gereja karena Yesus lahir saat epifani (sekarang dirayakan natal saat epifani di Gereja timur).
  • Bulan puasa St. Martinus: bulan puasa ini mulai setelah peringatan St. Martinus dari Tours (12 Nov) sampai natal. Puasa tiga kali seminggu pada hari senin, rabu dan jumat. Uskup Gregorius dari Tours yang mengumumkan bahwa Uskup Perpetuus (+490 M) lah yang menetapkan peraturan itu.
  • Ravenna telah membuat masa persiapan khusus. Milan menetapkan waktu 6 minggu dengan liturgi ambrosian. Roma menetapkan empat minggu (didukung rahib benediktin)

Tujuan adven: mempersiapkan natal = menyiapkan hati dan budi untuk memperingati kedatangan Allah yang berinkarnasi (menjelma) menjadi manusia. Natal menuntut cara hidup yang lebih bermutu.

Spiritualitas adven adalah bersiaga menantikan Tuhan (kerinduan akan penebusan). Ada optimisme, penuh harapan, tobat (perlu tapi menuju pada sukacita penebusan yang lebih besar). Dalam masa ini kita memiliki tokoh panutan yaitu: Yesaya (tokoh-tokoh PL), Yohanes Pembabtis, Maria.

Epifani / teofani atau penampakan Tuhan, pewahyuan diri Yesus pada dunia kafir/pagan. Di barat, natal dirayakan 25 desember sedangkan di timur dirayakan 6 jan Ă  faktor yang menentukan: matahari (saat matahari terasa lebih terang benderang). Yesus adalah matahari sejati. Prototipe perayaan ini adalah kunjungan 3 raja dari timur ke Betlehem, sedangkan di barat adalah pesta pembabtisan Tuhan di S. Yordan oleh Yohanes Pembabtis.

Lingkaran Paska

Arti Paska / pesakh (ibr): lewat, melewati. Yang lewat adalah malaikat maut, yang dilewati adalah maut. Di dalam tradisi Perjanjian Lama, paska setara dengan tulah ke-10 dalam kisah pembebasan Israel dari Mesir. Namun, perhatikan juga pesta gembala pada bulan purnama untuk pindah ke tempat baru dan pesta pera petani yang menyerahkan hasil panen pertama. Ini menambahkan unsur pada masa paska. Dalam dunia Perjanjian Baru: Paska Kristus berarti penyelamatan manusia oleh Yesus Kristus lewat penderitaan, wafat dan kebangkitan-Nya. (Yesus = anak domba paska; bdk. Paska Ibrani)

Masa Prapaska – puasa – tobat berlangsung sejak rabu abu sampai kamis putih pagi.

Sejarah singkat:

Masa pertobatan susah ada sejak abad II untuk pantang dan puasa menyongsong paska. Akar puasa dari kebudayaan Yahudi yang biasa berpuasa pada hari kematian seseorang yang dikasihi (I Sam 31:13) juga (II Sam1: 12). Prapaska sebagai masa puasa dimulai dari Yustinus yang menyebar ke Gereja timur abad IV dan Gereja barat abad IV juga Masa ini berlangsung 40 hari (+ 6 hari minggu). Dasar biblis peristiwa ini bisa dilihat dari: 40 hari Musa di Sinai (Kel 34,28); 40 tahun Israel melintasi gurun; 40 hari Elia berjalan ke Horeb (I Raj 19,8); 40 hari Ninive berpuasa (Yun 3,1-10); 40 hari Yesus berpuasa di gurun (Mat 4,11). Makna prapaska mendapat arti lagi sebagai masa pertobatan khusus  (bagi pendosa berat) dan masa persiapan.

Beberapa hari istimewa dalam masa prapaska – paska:

  • Rabu abu = penerimaan abu = tanda masuk proses pertobatan
  • Kamis putih: perayaan perjamuan terakhir Yesus bersama para murid. Malam setelah perayaan ini biasa diadakan tuguran, berjaga bersama Yesus yang akan mengalami penderitaan. Tak ada alat musik, bunyi-bunyian, semua orang masuk dalam keheningan misteri salib, (N.B. Gereja tidak menggunakan alat musik –orgen/gitar/…- setelah perayaan ekaristi selesai hingga malam paska saat gloria)
  • Jumat agung: pagi hari dilaksanakan jalan salib terakhir dan penerimaan sakramen tobat. Sore hari mulai pukul 15.00 diadakan ibadat sabda, penyembahan salib  dan penerimaan buah-buah salib. Tidak ada perayaan ekaristi.
  • Sabtu sepi: pagi hari tidak ada perayaan ekaristi (kadang-kadang dilaksanakan pembabtisan). Pada sore hari setelah matahari terbenam (18.00) bisa dimulai perayaan paska yang dimulai dengan upacara cahaya, liturgi sabda, liturgi babtis (pembaruan janji babtis  dan pembabtisan) serta liturgi ekaristi.

Hari-hari dalam kalender kita selama satu tahun pun memiliki makna dan arti, tidak sekedar waktu yang berlalu begitu saja. Lambang beberapa bulan dalam tahun liturgi:

  • Januari: menghormati dewa Janus, pengawal pintu gerbang, tuan segala permulaan, ia tampil dengan wajah ganda, menghadap ke depan dan ke belakang.
  • Februari: februa/februze – pesta dan kurban pemurnian / pembersihan di akhir tahun. Saat ini dipersembahkan kurban untuk menyilih dosa-dosa di tahun yang silam agar dapat masuk tahun baru dengan bersih (bdk. rabu abu)
  • Maret: bulan purnama pada bulan ini adalah awal tahun baru zaman romawi (dewa mars)
  • April: bulan ini mungkin diambil karena aneka macam bunga yang bermekaran di bulan ini.
  • Mei: menghormati dewa majus, dewa kesuburan. Dalam mitologi Yunani, Maia adalah dewa musim semi dan ibu utusan dewa hermes. (bulan Maria, ibu utusan Bapa)
  • Juni: hormati dewa juno, istri yupiter, dewa terang, kelahiran, perempuan, pernikahan
  • Juli: aslinya quintilis, 5 bulan setelah maret, julius lahir 12 juli 100 BCE
  • Agustus: mensis sextilis, bulan keenam. Kaisar Gaius Octavianus Agustus lahir 19-8-14 M
  • September, Oktober, November, Desember; bulan ke 7, 8, 9, 10 sesudah maret

Manusia memiliki rasa hormat terhadap waktu. Melihatnya sebagai hal yang kudus dan gaib. Ia mengalami dirinya sebagai bagian dari waktu, dirangkum dan dibentuk oleh waktu. Waktu tidak ada dalam jangkauan kuasanya. Maka ia mempersembahkan hari dan bulan pada Yang Ilahi untuk memohon berkat dan kuasanya.

Jemaat kristiani awal mewarisi tradisi ini, lalu menciptakan inkulturasi. Maka, hari minggu pun memiliki makna teologis, yaitu:

  • Identik dengan Hari Tuhan karena berkenaan dengan misteri kebangkitan-Nya dan penampakan kepada rasul-rasul.
  • Pada hari ini juga dikenangkan perjumpaan dengan Kristus yang bangkit hanya dalam kekuatan Roh Kudus. Hari Minggu umat dilimpahi dengan kekuatan Roh Kudus dan diutus ke tengah dunia.
  • Pada hari Minggu juga, Gereja perdana berkumpul bersama (membentuk Gereja) untuk pemecahan roti (hari Minggu = hari pertama dalam seminggu, bukan hari senin lho…)
  • Jika kita melihat kisah penciptaan, setiap penciptaan dalam satu hari ditutup dengan kata: jadilah petang dan jadilah pagi. Itulah hari pertama/kedua/ketiga dst. Petang dan pagi merupakan batas untuk satu hari tersebut. Namun, hal demikian tidak dikatakan pada hari Minggu. Maka, Hari Minggu dalam kisah penciptaan tidak memiliki batas. Inilah hari pembaruan kembali segenap ciptaan yang diterangi oleh Sang Surya sejati. Dengan demikian, pada hari ini juga kita dapat memuji Tuhan tanpa batas karena Tuhan menciptakan hari tanpa batas.

P. Alfonsus Widhi, SX

 =================

Lihat juga Ke Pengantar dan Daftar Isi

Kasih Kristus Mendorong Kita
5/5
Tinggalkan Komentar
Blank Form (#4)

Terbaru

LIVE STREAMING
DUKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN SITUS PAROKI
SCAN ME

2025 March

  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event
  • No event