![]()
Dalam Injil hari ini (Mat 11:25), Yesus mengarahkan perhatian kita kepada sikap hati yang berkenan di hadapan Allah. Ia bersyukur karena Bapa menyatakan kasih dan kehendak-Nya kepada mereka yang memiliki hati sederhana seperti seorang anak.
Sering kali manusia merasa mampu menjalani hidup dengan kekuatan dan pengetahuannya sendiri. Namun ketika hati dipenuhi kesombongan dan merasa paling benar, semakin sulit bagi Sabda Tuhan untuk bertumbuh di dalam diri.
Sebaliknya, orang yang rendah hati menyadari bahwa ia selalu membutuhkan Tuhan. Ia tidak malu untuk belajar, mendengarkan, dan menyerahkan hidupnya kepada bimbingan Allah. Hati seperti inilah yang menjadi tempat subur bagi rahmat Tuhan.
Maka marilah kita hari ini mendoakan doa yang sederhana ini: “Tuhan Berilah aku hati yang sederhana, hati yang mau mendengar, hati yang mau belajar, dan hati yang selalu menyadari bahwa tanpa Engkau aku tidak dapat berbuat apa-apa.”
“Semakin rendah hati seseorang, semakin mudah ia mengenali karya Tuhan dalam hidupnya.”

Yakobus I Made Suardana, SX
Misionaris Xaverian